- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)
Perusahaan tambang batubara milik Garibaldi ‘Boy’ Thohir ini mulai merambah ke sektor nikel dan aluminium dengan mengakuisisi saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) sebesar 3,7%, Desember tahun lalu.
Melalui anak usahanya, yaitu PT Adaro Aluminium Indonesia, ADRO juga berinvestasi dengan membangun smelter aluminium di PT Kalimantan Industrial Park Indonesia dengan nilai US$ 728 juta.
- PT Harum Energy Tbk (HRUM)
Perusahaan tambang batubara milik Kiki Barki ini juga juga ikut merambah ke sektor nikel.
HRUM berdiversifikasi ke industri nikel dengan membeli saham minoritas di Nickel Mines Ltd, yaitu perusahaan tambang yang listing di Australia pada Juni 2020. Setahun kemudian HRUM menambah kepemilikan sahamnya di Nickel Mines Ltd menjadi 6,74%.
- PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)
Perusahaan batubara milik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan ini juga ikut merambah ke sektor kendaraan listrik dengan membangun perusahaan patungan dengan Gojek bernama PT Energi Kreasi Bersama.
Itu dia deretan perusahaan batubara dalam negeri yang melakukan diversifikasi ke sektor nikel dan kendaraan listrik. Semoga dengan melakukan diversifikasi ke industri ini bisa membuat lapangan pekerjaan yang dapat memberdayakan SDM di Tanah Air.




