Senin, Mei 27, 2024
Berita TambangMelalui 5 Langkah Berikut, Tanah di Area Bekas Tambang Bisa Kembali Subur..

Melalui 5 Langkah Berikut, Tanah di Area Bekas Tambang Bisa Kembali Subur..

ilmutambang.com – Meningkatkan kesuburan tanah pasca pertambangan merupakan tantangan, yang memerlukan perencanaan dan tindakan cermat. Perusahaan pertambangan memang diwajibkan melakukan reklamasi wilayah bekas tambangnya.

Lahan yang telah digunakan untuk kegiatan pertambangan memerlukan perawatan khusus, agar dapat ditanami dan keseimbangan ekosistem pulih kembali.

Upaya reklamasi lahan bekas tamabang dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan. Salah satu di antaranya adalah memulihkan lahan bekas tambang, sebagai upaya meningkatkan kesuburan tanah.

Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan lahan pasca pertambangan:

  1. Proses Pemeriksaan dan Perencanaan

Melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi lahan. Seperti jenis tanah, flora dan fauna, iklim, geologi, penggunaan lahan sebelumnya dan aspek-aspek lainnya. Setelah itu menyusun perencanaan yang baik untuk memandu upaya reklamasi tanah dengan lebih efisien.

  1. Proses Revegetasi Tanaman
Baca Artikel  Melihat Keindahan Museum Bekas Tambang Salina Turda Rumania

Revegetasi adalah penanaman kembali tanaman lokal yang dapat beradaptasi dengan baik dengan lingkungan baru. Tanaman seperti laban, merambung dan kareumbi dan lainnya. Sebelum proses penanaman dimulai, maka harus mempersiapkan lahan yang baik, juga pemetaan dan pengamanan untuk mencegah erosi.

  1. Kerja Sama Manusia dengan Alam

Penanaman pohon buah-buahan di lahan bekas tambang melibatkan hewan, seperti burung dan kelelawar. Hewan-hewan ini akan membawa benih tanaman dari daerah sekitar dan secara tidak langsung membantu penanaman benih tanaman baru di lokasi reklamasi.

  1. Memanfaatkan Mikroorganisme

Mikroorganisme memainkan peran penting untuk memperbaiki kualitas tanah. Mikroorganisme seperti Aspergillus, Eupenicillium dan Penicillium dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah, dengan membantu menguraikan bahan organik dan membawa nutrisi penting seperti fosfor dan nitrogen ke tanaman.

  1. Proses Fitoremediasi
Baca Artikel  Menilik Potensi dan Tantangan Tambang Mineral Radioaktif di Indonesia

Fitoremediasi adalah proses menyerap polusi dari lahan bekas tambang dengan menggunakan tanaman hijau. Umumnya eceng gondok digunakan karena mampu menyerap polutan dari air. 

Kawan tambang, dengan menjalankan langkah-langkah ini diharapkan lahan bekas tambang dapat pulih kesuburan tanahnya. Sehingga lahan tersebut dapat digunakan kembali untuk kegiatan produktif seperti perkebunan, pertanian dan hutan produksi. 

Selain dapat meningkatkan kesuburan, langkah di atas juga penting untuk menjaga keseimbangan kegiatan industri dan keberlanjutan lingkungan. 

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer