Minggu, Juni 16, 2024
Berita TambangMengenal Lebih Dekat Cara Kerja Tambang Tradisional

Mengenal Lebih Dekat Cara Kerja Tambang Tradisional

Tambang tradisional

    merupakan salah satu jenis cara kerja pertambangan yang dilakoni oleh masyarakat dengan cara manual serta tidak memiliki standar keamanan sama sekali. Selain itu, dalam tambang tradisional, masyarakat juga tidak mengandalkan alat-alat canggih  dan mumpuni saat melakukan dalam pengelolaan dan penggalian mineral di perut bumi.

Sampai saat ini, aktivitas tambang tradisional masih banyak temukan di Indonesia dan di Negara luar. Alasannya cukup sederhana, nilai ekonomis yang digunakan pada alat-alat penambangan masih terjangkau. Di samping itu, masyarakat tidak memerlukan alat dan bahan yang susah, namun nanti bisa menghasilkan keuntungan yang besar. 

Umumnya dalam operasi kerja di lokasi tambang, para penambang tradisional hanya memerlukan sekop, cangkul, alat pengayak, serta wadah untuk meletakkan hasil penambangan. Sedangkan medan penambangan tersebut lebih sering dijumpai di pedalaman dengan kondisi kontur tanah yang keras.

Baca Artikel  Anak Tambang Wajib Tahu Sejarah Batubara di Indonesia

Baca Juga : Pahami Yuk Proses Penambangan Emas Modern

Terkait prosesnya, biasanya dari awal para penambang akan menggali sebuah lokasi yang diperkirakan mengandung  komoditas bumi yang berharga. Perkiraan tersebut biasanya didapat berdasarkan firasat dan kebiasaan serta tidak menggunakan alat pendeteksi khusus. 

Apabila sudah dilakukan penggalian, langkah selanjutnya adalah mengangkut galian untuk diayak. Nantinya dalam hasil ayakan ini para pekerja akan melakukan proses pemisahan antara batu, tanah, dan kotoran lainnya dengan serbuk emas yang ditemukan.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer