Minggu, Mei 26, 2024
Berita TambangMenyulap Bekas Tambang Timah Jadi Kawasan Agrowisata

Menyulap Bekas Tambang Timah Jadi Kawasan Agrowisata

Kawasan bekas tambang timah seluas 17,7 hektar (ha) di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, disulap menjadi kawasan hijau dengan konsep agrowisata. 

Pulau dengan kerap disebut Bumi Laskar Pelangi ini merupakan salah satu tujuan wisata yang eksotis.

Tak heran apabila jika salah satu korporasi yang berbasis di sana bernama PT Timah Tbk (TINS) bersama BUMDes Kampong Reklamasi Selinsing mengembangkan kawasan hijau dengan berbagai ragam fungsi. 

“Dulu wilayah ini bekas tambang, hamparan pasir putih yang tidak ada kehidupan,” ungkap Hariyanto, Kepala Desa Selinsing. .

Kini BUMDes Selinsing mengembangkan kawasan wisata tersebut. Apalagi saat ini banyak masyarakat lokal maupun luar desa menantikan pengembangan kawasan ini. Izin wisata pun sedang diurus.

Baca Artikel  Anak Tambang Wajib Tahu Sejarah Batubara di Indonesia

 “Alhamdulillah, di sini sudah nihil kasus positif Covid-19,” tambah Hariyanto. .

Dia juga menyebut, dengan adanya kawasan agrowisata ini Desa Selinsing nanti akan  memiliki pemasukan. 

“Kawasan agrowisata ini bisa menjadi pemasukan bagi BUMDes yang saat ini dikelola secara profesional. Kemungkinan nanti kami akan mengenakan tiket di bawah Rp 5.000 per orang,” urai Hariyanto.

Fasilitas agrowisata ini sangat lengkap, dari tanaman buah naga, durian, keramba apung. Bahkan, ada pula pembibitan yang sekarang sedang digarap.

Baca Juga : Bangka Belitung Ubah Bekas Tambang jadi Lahan Produktif!

Beberapa spot menarik lain adalah fishing villa, parabolic shelter dan dermaga danau buatan.

Selain itu, terdapat pula executive villa, pedestrian, light park, bumi perkemahan, kupi tumpa, replika kapal keruk, pencil signage, concrete keyboard, dan area peternakan sapi dan penangkaran ikan. 

Baca Artikel  Trik Jitu Cepat Diterima di Perusahaan Tambang Impian

Saat ini BUMDes dan PT Timah sedang menyiapkan pembukaan untuk umum menunggu izin keramaian dari pemerintah daerah setempat dan izin wisata diselesaikan.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer