‘Naica Mine’ Gua Tambang yang Menyimpan Kristal Raksasa

Melansir Wikipedia, Naica berdiri di atas sesar atau rekahan bumi yang terbentuk pada masa lampau. Di bawah gua-gua kristal tersebut terdapat kantung magma yang memanaskan air dan karenanya mengandung banyak mineral, salah satunya gypsum.

Air berkandungan mineral tinggi di sana tetap terjaga dalam suhu 50 derajat celcius selama kurang lebih 500.000 tahun. Ternyata hal inilah yang menyebabkan bongkahan-bongkahan kristal di gua bisa berukuran sangat besar. Namun, karena suhunya sangat tinggi, bisa mencapai 58 derajat celcius dengan kelembapan sekitar 99 persen. 

Bisa dibilang gua-gua ini jadi cukup sulit untuk dieksplorasi maupun dijadikan sebagai tempat wisata. Tanpa perlindungan yang memadai orang hanya akan bisa bertahan di dalam gua tersebut tak lebih dari sepuluh menit.

Baca Artikel  PT Kideco Jaya Agung Terima TSP Award 2021

Tak hanya gua kristal Naica, terdapat sebuah gua yang menyilaukan mata yaitu,  gua Cueva de las Espadas atau Gua Pedang. Gua ini ditemukan pada tahun 1910. Letaknya sejauh 120 meter di bawah tanah. Di dalamnya terdapat kristal-kristal runcing yang menyerupai bilah pedang. 

Selain itu, ada juga gua kristal Cueva de los Cristales, berada 300 meter di bawah permukaan Tambang Naica. Gua batuan gamping beserta balok-balok kristal yang berkilauan dan paling terkenal ini ditemukan pada tahun 2000 oleh sepasang saudara yang kala itu sedang  mengebor di kedalaman ribuan meter di Tambang Naica.