Minggu, April 21, 2024
MinerbaBatubaraPenasaran Bagaimana Proses Terbentuknya Batubara? Yuk Pelajari di Sini!

Penasaran Bagaimana Proses Terbentuknya Batubara? Yuk Pelajari di Sini!

Warga negara Indonesia perlu bersyukur karena tinggal di negara yang kaya sumber daya alamnya. Salah satu sumber daya alam terbesar adalah batubara. Indonesia memiliki jutaan bahkan lebih ton batubara dan tidak akan habis hingga tujuh turunan.

Nah pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa itu sebenarnya batubara, bagaimana tahapan pembentukannya sampai ragam jenis batubara. 

Bagaimana Terbentuknya Batubara?

Batubara adalah jenis batuan sedimen dengan kandungan karbon sebagai mineral utama, juga hidrogen, belerang dan oksigen dalam mineral sekundernya. Kandungan senyawa tersebut membuat batubara mudah terbakar. Batubara merupakan batuan fosil yang telah terbentuk secara alami lebih dari 340 juta tahun lalu.

Batubara adalah batuan yang terbentuk dari fosil-fosil tumbuhan dan hewan yang tertimbun dan mengalami proses pemanasan di dalam tanah dalam waktu lama. 

Baca Artikel  Penguatan Harga Batubara Topang Kinerja Indika Energy

Tahap Pembentukan

Batubara terbentuk karena tekanan, suhu panas dan waktu yang lama. Untuk lebih jelasnya terkait apa saja tahapan pembentukan batubara, simak penjelasannya di bawah ini ya: 

  1. Tahap Biokimia

Ratusan tahun yang lalu, pepohonan di hutan yang mati dan tertimbun tanah perlahan menjadi gambut. Ini merupakan proses pertama, yaitu tahap biokimia, di mana tanaman mati tersebut mulai berubah menjadi lignit.

Dalam proses ini terjadi perubahan kadar air, proses oksidasi dan proses biologis lainnya. Tumbuhan mengalami pembusukan yang akhirnya membentuk gambut.

  1. Tahap Geokimia

Pada tahap geokimia gambut perlahan menjadi fosil dan terus mengalami tekanan dan pemanasan suhu.

Fosil tumbuhan tersebut tenggelam dan membentuk sedimen organik yang menghasilkan bituminus. Beberapa lapisan batubara juga membentuk antrasit yang memiliki tekstur dan kandungan air paling sedikit dari antara jenis batubara lain.

Baca Artikel  Indonesia Punya Harta Karun ‘Berharga’, Awas Diincar Asing!

Proses pembentukan batubara ini menghasilkan berbagai jenis batubara yang berbeda, yang pada akhirnya menentukan harga batubara saat ini.

Jenis-jenis Batubara

  1. Peat

Peat merupakan bentuk awal pembentukan batubara yang memiliki kandungan air yang paling tinggi, yakni 75 persen. Batubara jenis ini digunakan untuk bahan bakar. Peat merupakan penyerap minyak yang sangat efektif.

  1. Lignite

Lignite merupakan batubara yang memiliki kandungan air lebih rendah dari pada gambut yaitu 35 persen hingga 37 persen. Tekstur batubara lignite ini cukup lunak dan sering digunakan untuk bahan bakar listrik tenaga uap.

  1. Bituminous

Bituminous merupakan batubara yang sangat padat dan berwarna hitam atau coklat. Batubara ini memiliki kandungan air 8 persen hingga 10 persen saja, namun kandungan karbon 68 persen hingga 86 persen. 

Batubara jenis ini paling sering digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga uap dan pembangkit daya panas di sektor industri.

  1. Anthracite

Antrasit merupakan jenis batubara kelas tertinggi, yang memiliki tekstur hitam dan mengkilat. Antrasit memiliki kandungan air kurang dari 8 persen saja dan kandungan karbon 86 persen hingga 98 persen. 

Antrasit ini paling sering digunakan untuk pembangkit panas pada mesin alat elektronik seperti pemanas ruangan.

Baca Artikel  Batubara: Menelisik Karakteristik, Jenis dan Potensinya di RI

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer