Kamis, Oktober 28, 2021

Peran Hilirisasi Tambang Menopang Perekonomian Saat Pandemi

Kebijakan pemerintah untuk melakukan hilirisasi tambang menjadi salah satu upaya untuk menopang perekonomian nasional di saat pandemi Covid-19. Hilirisasi ini berperan untuk meningkatkan nilai tambah produk tambang. Hilirisasi juga diyakini akan terus berperan hingga pandemi berlalu, sebab sektor hilirisasi tambang tidak terdampak terlalu dalam.

Salah satu bentuk hilirisasi sebagai penopang perkuatan perekonomian adalah lewat teknologi gasifikasi, terutama bagi daerah-daerah yang selama ini mengandalkan sektor pertambangan itu sendiri. 

Tidak hanya itu, bentuk hilirisasi tambang yang diyakini dapat menjadi penopang perekonomian Indonesia adalah hilirisasi nikel yang salah satu manfaatnya sebagai bahan dasar baterai lithium untuk mobil listrik. 

Hilirisasi tambang ini tidak hanya berperan untuk menopang perekonomian negara dari pajak dan produknya saja, tetapi turut membantu pemerintah mengetahui aktivitas pertambangan oleh para pengusaha, dengan kata lain seluruh aktivitas penggalian hasil tambang bisa turut dimonitoring.

Untuk mendukung peran hilirisasi tambang untuk menopang perekonomian negara saat pandemi, pemerintah tidak tanggung-tanggung dalam mengambil keputusan.

Tidak hanya mendorong pengusaha tambang untuk hilirisasi, pemerintah juga turut membangun smelter untuk tambang besi, nikel, mangan, tembaga, bauksit, timbal, dan seng.

Dengan adanya smelter, hilirisasi tambang bisa menghasilkan produk secara lebih efisien dan terarah sehingga bisa semakin mendorong perekonomian nasional di saat pandemi khususnya. 

Baca Juga : Kegiatan Tambang Dihentikan Sementara Akibat Pandemi

Hilirisasi berperan agar sektor tambang yang sempat terhambat atau tertunda akibat pandemi Covid-19 bisa tetap berjalan dan pendapatan negara tidak semakin meluap.

Melihat beberapa kondisi tersebut, hilirisasi tambang bisa menjadi jawaban atas perannya dalam membantu perekonomian negara saat masa pandemi Covid-19.

Related Articles

Indonesia
12,735
Total active cases
Updated on October 28, 2021 2:45 pm

Latest Articles