Kamis, Oktober 28, 2021

Peremajaan Lahan Eks Tambang Jaga Ekosistem Wisata Alam

Menteri BUMN, Erick Thohir meminta agar perusahaan pertambangan melakukan peremajaan lahan eks tambang usai dieksploitasi karena dinilai dapat menjaga ekosistem wisata alam Indonesia.

Hal ini mengingat, Indonesia memiliki kekayaan alam yang besar, salah satunya adalah wisata alam yang menjadi kekuatan Indonesia di masa yang akan datang. Karenanya, industri pertambangan harus diimbangi dengan upaya replanting.

Erick menegaskan, pentingnya menjadikan lahan eks tambang sebagai suatu ekosistem yang sehat.

Industri pertambangan didorong untuk melakukan peremajaan lahan menjadi ekosistem yang sehat, terlebih lagi di wisata alam yang kedepannya menjadi kekuatan tersendiri bagi Indonesia sebagai negara kepulauan.

Di tengah situasi Indonesia yang masih bergantung pada industri tambang, tetapi tetap harus diimbangi dengan moving power, yakni bagaimana lahan-lahan eks tambang ini harus replanting.

Peremajaan lahan eks tambang ini dapat didukung oleh tersedianya teknologi pembenahan tanah bekas tambang, seperti teknologi biopori yang dapat meningkatkan daya meresap air ke dalam tanah, tempat pembusukan bahan organik, dan tempat berkembangnya organisme yang dapat bersimbiosis dengan perakaran tanaman, perbaikan struktur dan tekstur tanah.

Baca Juga : Keren! Eks-Tambang Timah Disulap Jadi Kawasan Wisata

Dengan adanya peremajaan lahan eks tambang ini, tidak hanya dapat menjaga ekosistem wisata alam tetapi juga akan mempercepat produktivitas lahan, memulihkan lingkungan, serta dapat meningkatkan pendapatan petani di sekitar lahan tambang.

Di sisi lain,  pemerintah juga tengah menggaungkan gagasan hidup ramah lingkungan atau eco lifestyle untuk mendukung implementasi energi terbarukan dengan membentuk holding geothermal energi.

Gagasan eco lifestyle ini untuk mewujudkan target energi terbarukan hingga 2060 mendatang, sesuai dengan keputusan Presiden Joko Widodo.

Related Articles

Indonesia
12,735
Total active cases
Updated on October 28, 2021 1:43 pm

Latest Articles