Selain Kideco dan Freeport, deretan perusahaan tambang terbesar di Indonesia selanjutnya adalah
- PT Kaltim Prima Coal
Perusahaan tambang terbesar selanjutnya di Indonesia yaitu PT Kaltim Prima Coal (KPC). Perusahaan tambang ini berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur dan menjadi produsen batu bara dengan tambang terbuka terbesar di dunia.
KPC didirikan tahun 1982 dan memiliki lahan tambang batu bara seluas lebih dari 84 ribu hektar. Kaltim Prima Coal memiliki pembangkit listriknya sendiri yang menggunakan tenaga uap. PLTU ini digunakan untuk kegiatan operasional dan untuk kebutuhan listrik warna Sangatta.
- Adaro Energy
Perusahaan tambang terbesar di Indonesia selanjutnya adalah Adaro Indonesia. Perusahaan tambang ini berdiri sejak tahun 1966. Adaro Indonesia memiliki tiga lokasi tambang, yaitu daerah Tutupan, Paringin, dan Wara.
Kapasitas produksi Adaro Indonesia pada mulanya sebesar 1 juta ton tahun 1992. Pada tahun 2006, Adaro Indonesia memiliki kapasitas produksi 34,4 juta ton. Kapasitas produksi Adaro Indonesia terus meningkat. Pada tahun 2020 lalu, kapasitas produksinya mencapai 54 juta ton.
- PT Agincourt Resource
Perusahaan selanjutnya yaitu PT Agincourt Resource. Perusahaan pertambangan ini berfokus pada bidang eksplorasi, penambangan, serta pengolahan mineral batangan emas dan perak.
Lokasi operasional PT Agincourt Resource satu-satunya ialah Tambang Emas Martabe di Sumatera yang memiliki luas penambangan sekitar 130.252 hektar atau 1.303 km².
Untuk kapasitasnya, operasi Tambang Emas Martabe ini mampu menampung hingga lebih dari 6 juta ton bijih per tahun. Dengan menghasilkan lebih dari 300.000 ounce emas dan 2-3 juta ounce perak per tahunnya.
Itu dia deretan perusahaan tambang terbesar yang ada di Indonesia. Kehadiran berbagai perusahaan tambang tersebut diharapkan bisa membantu menyuplai kebutuhan dalam negeri, sekaligus menyumbang royalti bagi negara. Nah dari semua perusahaan tambang di atas, mana nih yang jadi jagoanmu Kawan Tambang?




