Sabtu, Maret 6, 2021

Sektor Tambang Mendorong Ekonomi Nasional

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengatakan, saat ini baik pemerintah dan perusahaan tambang sama-sama bersemangat untuk bisa mendorong ekonomi nasional sekaligus bisa menambah kontribusi bagi pembangunan nasional demi kemakmuran rakyat. 

“Penerimaan negara dari sektor Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor tambang secara agregat telah meningkat sekitar 20 juta dolar AS per tahun (atau sekitar Rp 290 miliar dengan kurs Rp 14.500 untuk 1 dolar AS,” ujar Agung. 

Gatot Ariyono selaku Dirjen Minerba Kementerian ESDM Bambang juga menyatakan, dengan adanya PNBP diharapkan ada penambahan penerimaan negara sebesar 27 juta dolar AS atau sekitar Rp 391 miliar per tahun dari sektor tambang.

Maka dari itu, tidak mengherankan jika sektor pertambangan menyumbang kontribusi besar bagi pemerintah Indonesia. 

Seperti contoh pada 16 November 2018, torehan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batubara (minerba) sudah melebihi target dalam APBN 2018, yaitu sebesar Rp 41,77 triliun. Capaian angka tersebut nyatanya lebih tinggi 23,1 persen dibandingkan target yang dibebankan, yakni sebesar Rp 32,1 triliun. 

Baca Juga : Bekas Tambang Jadi Tempat Budidaya Ikan

Bambang mengklaim, capaian PNBP di sektor minerba yang melebihi target menandakan perusahaan semakin tertib membayar kewajibannya. 

Menurut Gatot, capaian yang meningkat lantaran pengawasan yang dilakukan Kementerian ESDM sangat ketat dalam melakukan perbaikan sistem fasilitas e-PNBP, sehingga penagihan sudah menggunakan sistem daring.

Related Articles

Indonesia
148,356
Total active cases
Updated on March 6, 2021 12:31 am

Latest Articles