Simak Cerita Inspiratif Wanita Tangguh di Pertambangan!

Di tempat lain, seorang perempuan bernama Maria Sianipar. Ia berprofesi sebagai process safety engineer di Surabaya, Jawa Timur. Dalam ceritanya, ia menuturkan, ia pernah merasa diremehkan. 

Ia dan rekan-rekannya berharap mendapat peluang berkarier dan mendapatkan promosi jabatan yang sama dengan kaum pria.

“Kalau yang saya alami, teman-teman perempuan saya pernah curhat juga, sepertinya kami delay (terhambat, red.) untuk jenjang itu (promosi karir) dibandingkan teman-teman yang pria,” ujar Maria. 

Sementara itu, Dr. Restu Juniah, dosen pengajar di Universitas Indonesia dan Universitas Sriwijaya berpendapat, dunia kerja di industri pertambangan dan migas ibarat dua sisi mata uang yang menjanjikan penghasilan tinggi namun pada sisi lain penuh dengan tantangan.

Baca Artikel  Wajib Tahu! Mobil Pertambangan Butuh SIM Khusus Loh

Praktisi yang sekaligus dosen pengajar di bidang pertambangan dan lingkungan migas itu menjelaskan, perempuan berprofesi dalam sektor migas sebaliknya justru menghadapi tantangan itu sebagai suatu peluang yang besar. 

Restu mengatakan, ada lima perempuan Indonesia yang hingga kini berhasil mencapai posisi manajemen tertinggi dalam sektor ini.

“Bahwa mereka bisa melewati tantangan tersebut dan mencapai posisi nomor satu (dalam posisi direktur utama atau presiden direktur),”pungkas Restu.

Saat ini, menurut Widya,  dukungan harus diberikan kepada perempuan yang bekerja dalam industri tambang dan perminyakan. Ia bersyukur ketika bekerja sektor tambang dan perminyakan dirinya merasa dihargai oleh pemerintah Norwegia dan perusahaan tempat ia bekerja.