Smelter Nikel di Sulawesi Dibakar Massa!

Pihak perusahaan akan mengambil langkah tegas melalui jalur hukum atas kerusuhan yang telah terjadi.  

Yakni PT VDNI akan melaporkan peristiwa perusakan dan kerusuhan yang terjadi di area pabrik ke Polda Sulawesi Tenggara untuk dilakukan investigasi sesuai hukum yang berlaku.

President Director PT VDNI dan PT OSS, Tony Zhou Yuan menyampaikan kesedihannya atas peristiwa yang terjadi. 

Tony menyampaikan bahwa sejak kehadiran VDNI di Morosi, ia telah merencanakan program jangka panjang dengan salah satunya membangun fasilitas umum yang lebih baik, meskipun dengan segala keterbatasan yang ada di awal.

Di masa pandemi Covid-19 yang terjadi tahun ini pun perusahaan selalu semaksimal mungkin memberikan perlengkapan kesehatan yang dibutuhkan, tidak hanya untuk karyawan, namun juga untuk warga di sekitar pabrik. 

Baca Artikel  Top Global! Cadangan Nikel Indonesia 72 Juta Ton

Perusahaan juga khawatir bahwa kejadian ini dapat berdampak pada keraguan investor untuk datang berinvestasi ke Morosi, Sulawesi. 

Saat ini PT VDNI sedang merencanakan perluasan kawasan pabrik dan membutuhkan dukungan investor untuk melaksanakan rencana tersebut. 

Padahal, rencana investment tahap III ini akan berdampak sangat baik terhadap penyerapan tenaga kerja lokal yang lebih banyak lagi. 

Terkait isu yang beredar mengenai perusahaan tidak pernah menaikkan gaji karyawan, pihak perusahaan menekankan bahwa isu tersebut tidak benar. 

Perusahaan selalu mengikuti aturan terkait sistem pengupahan atau gaji yang berlaku. 

Bahkan terdapat jalur prestasi untuk menjadi karyawan tetap yang diperuntukkan bagi karyawan yang memiliki kinerja baik.