Kamis, April 18, 2024
Berita TambangTertarik Bekerja di Tambang Bawah Tanah? Kenali Yuk Tantangannya Di Sini..

Tertarik Bekerja di Tambang Bawah Tanah? Kenali Yuk Tantangannya Di Sini..

ilmutambang.com – Pekerja tambang bawah tanah merupakan salah satu pekerjaan yang tergolong ‘berbahaya’ di dunia. Namun pekerjaan ini tidak banyak dilihat langsung sehingga membuatnya kurang dikenal.

Kenapa disebut berbahaya? Hal tersebut lantaran adanya 2 macam tantangan yang mengintai sekaligus: keselamatan dan kesehatan.

Memang apa saja tantangan yang perlu dihadapi? Berikut ini berbagai risiko keselamatan pekerja tambang bawah tanah: 

Ruang Kerja Terbatas

Terowongan tambang bawah tanah merupakan lingkungan kerja dengan luas yang terbatas. Terowongan tidak boleh terlalu luas karena membutuhkan biaya tinggi dan meningkatkan kerumitan-kerumitan teknis. Terbatasnya ruang mempertinggi risiko yang mengancam keselamatan para penambang. 

Cahaya Terbatas

Terowongan tambang bawah tanah tidak dapat dijangkau oleh cahaya matahari. Siang dan malam tidak beda, sama-sama gelap dan pekat. Penambang hanya memiliki pencahayaan terbatas, misalnya lampu yang terdapat pada helm keselamatan mereka. 

Baca Artikel  Tanpa Disadari, Kontribusi Tambang Besar Bagi Indonesia

Batuan Rapuh

Batuan rapuh adalah musuh terbesar pekerja tambang bawah tanah. Terowongan tambang bawah tanah dapat tiba-tiba runtuh karena batuan rapuh ini.

Gas Berbahaya

Metana adalah gas berbahaya. Metan lebih ringan dari udara, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak beracun. Metan memang ada di dalam lapisan batubara, yang terbentuk bersamaan dengan pembentukan batubara itu sendiri.

Sehingga udara di dalam terowongan tambang batubara bawah tanah yang mengandung 5-15% metan dan sekurangnya 12.1% oksigen itu akan mudah meledak jika terkena percikan api.

Debu

Debu dapat menimbulkan masalah kesehatan serius. Debu yang mengandung partikel silika dapat mengendap dalam paru-paru dan menyebabkan silicosis. Jenis debu yang berbahaya adalah debu batubara dan debu bijih radioaktif. 

Baca Artikel  Holding Kideco Fokus Diversifikasi Strategi Bisnis

Gas beracun

Gas beracun tidak dapat langsung terlepas ke atmosfer. Gas beracun ini di antaranya adalah CO, H2S, NOx dan SO2. Jika gas-gas itu ada dalam udara terowongan tambang dalam kadar tinggi akan menyebabkan kematian.

Meskipun pekerjaan di bawah tanah ini tergolong beresiko tinggi, melalui perkembangan metode dan alat-alat pertambangan yang semakin canggih, tentunya berbagai resiko keselamatan dan kesehatan bagi pekerja tambang bawah tanah dapat dikurangi.

Maka dari itu, diharapkan bagi pekerja tambang bawah tanah untuk selalu menggunakan peralatan sesuai standar keselamatan ya demi menghindari hal yang tidak diinginkan saat bekerja.

Semoga artikel ini bermanfaat Kawan.. 

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer