Sabtu, Januari 16, 2021

Yuk Kenali Apa Itu Deep Sea Mining!

Penambangan Bawah Laut atau istilah Deep Sea Mining adalah proses pengambilan mineral yang relatif baru yang dilakukan di lantai samudera. 

Situs penambangan samudra biasanya berada di sekitar kawasan nodul polimetalik atau celah hidrotermal aktif dan punah pada kedalaman 1.400 – 3.700 meter di bawah permukaan laut.

Pengertian Penambangan bawah laut (Deep Sea Mining)itu sendiri adalah proses pengambilan mineral yang relatif baru yang dilakukan di lantai samudra.

Jenis-jenis tambang yang berada di laut ini sangat beragam diantaranya adalah batubara, minyak bumi, gas alam, timah.

Badan pemerintah yang melaksanakan penelitian bidang geologi kelautan di seluruh wilayah laut Indonesia adalah Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan  (PPPGL). 

Penyelidikan dan pemetaan geologi kelautan pada dekade terakhir ini makin ditingkatkan terutama pada pencarian sumber daya mineral yang bernilai strategis dan ekonomis dalam menunjang pembangunan nasional. 

Baca Juga: Produksi Batubara RI Capai 558 Juta Ton pada 2020

Hal ini sehubungan dengan semakin terbatasnya sumber daya mineral dan energi di darat.

Kegiatan tersebut merupakan perwujudan akan tanggung jawab pemerintah dan negara dalam menggali potensi sumber daya mineral dan energi yang terdapat di dasar laut. 

Beberapa tempat yang menjadi wilayah pertambangan bawah laut di mulai dari kawasan pantai, perairan pantai hingga ke batas terluar landas kontinen termasuk zona ekonomi eksklusif (ZEE). 

Related Articles

Indonesia
138,238
Total active cases
Updated on January 16, 2021 11:45 am

Latest Articles