Minggu, April 14, 2024
Berita TambangDiincar Asing! Ini 3 Sumber Daya Tambang di Papua yang Perlu Dijaga!

Diincar Asing! Ini 3 Sumber Daya Tambang di Papua yang Perlu Dijaga!

ilmutambang.com – Papua yang terletak di Ujung Timur Indonesia ini begitu kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA), khususnya sumber daya tambang. Tidak heran banyak perusahaan asing yang berebut izin untuk melakukan eksplorasi SDA di sana.

Tanah Papua merupakan negeri yang kaya akan bahan tambang seperti tembaga, emas, batubara, sampai gas alam. 

Melihat data tersebut, sudah menjadi kewajiban kita untuk terus menjaga sumber daya tambang itu agar dapat dinikmati oleh anak dan cucu kita nanti agar tidak dikuasai asing. 

Terus yang menjadi pertanyaan, sumber daya tambang apa saja yang perlu kita jaga? Yuk simak ulasannya di bawah Kawan: 

  • Emas

Indonesia tercatat memiliki tambang emas seluas 1.181.071,52 hektare (ha). Tambang tersebut tersebar di 25 provinsi. Sementara Papua memiliki tambang emas terbesar di Indonesia dengan luas mencapai 229.893,75 ha. 

Baca Artikel  Menguak Potensi Penambangan Bawah Laut Indonesia

Tambang emas tersebut tersebar di enam kabupaten, yakni Pegunungan Bintang, Keerom, Nabire, Dogiyai, Mimika dan Paniai. Banyaknya wilayah di Papua yang memiliki cadangan bijih emas, tak heran Bumi Cendrawasih menyimpan sebesar 52 persen total cadangan bijih emas Indonesia.

Melihat cadangan emas sebesar ini, tak heran bahwa kabar terbaru menyebutkan bahwa perusahaan tambang asal Amerika Serikat yakni Barrick Gold berencana memperluas eksplorasi untuk menambah cadangan emas dan tembaga di seluruh kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara. Adapun salah satunya ada di Indonesia.

  • Tembaga

Selain emas, tanah Papua diketahui juga diketahui kaya dengan tembaga. Bahkan menurut Freeport McMoran, salah satu tambang tembaga terbesar di dunia ada di Papua. Pada 2021, Tambang Grasberg di Papua, Indonesia, memproduksi 1,34 miliar pon tembaga.

  • Perak
Baca Artikel  Tertarik Bekerja di Pertambangan? Yuk Pelajari Istilah-Istilah Ini!

Papua juga memiliki cadangan perak pada 2020 sebanyak 1.76 juta ton biji dan 1.875 juta ton biji.

Berdasarkan data Booklet Perak yang dirilis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2020, tanah Papua memiliki sebanyak 1.76 juta ton biji dan 1.875 juta ton biji untuk cadangan perak.

Demi mendorong pertumbuhan investasi yang selaras dengan pemanfaatan sumber daya berkelanjutan, tentu semua bentuk kekayaan sumber daya tambang di tanah Papua di atas sudah seharusnya kita jaga agar tidak habis dalam waktu dekat.

Selain itu, pengawasan produksi pertambangan untuk kepentingan konservasi bahan galian harus terus dilakukan, hal tersebut bertujuan untuk memaksimalkan produksi bijih dan produksi konsentrat serta meminimalkan kerusakan lingkungan akibat penambangan yang tak berizin.

Baca Artikel  Meski Sempat Anjlok, Harga Batubara Masih Pepet US$/400/Ton

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer