Senin, Juni 27, 2022

5 Barang Tambang Andalan Indonesia yang Diekspor ke Korea

Indonesia memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah, salah satunya yaitu berbagai jenis barang tambang seperti batubara, logam, mineral dan masih banyak lagi. Sebagian barang tambang tadi itu diekspor ke berbagai negara di dunia, termasuk ke Korea Selatan. 

Pada 2021 volume ekspor sektor pertambangan Indonesia sebesar 469.671,2 ribu ton dengan nilai mencapai US$37,91 miliar. Melesat 92% dari 2020 yang senilai US$19,73 miliar.

Komoditas andalan sektor pertambangan tahun lalu adalah batubara dengan nilai US$26,53 miliar (69,98%) dan bijih tembaga senilai US$5,38 miliar (14,20%). 

Komoditas sektor pertambangan selain batubara dan bijih tembaga adalah minyak bumi, gas alam dan bijih logam. Selain itu juga terdapat pertambangan dan penggalian lainnya, seperti batu kerikil, batu apung dan aspal serta tanah liat. 

Indonesia mengekspor beragam komoditas pertambangan tersebut, salah satunya ke Korea Selatan. Pada 2021 total ekspor Indonesia ke Negeri Ginseng ini sebesar US$8,98 miliar. 

Baca Juga: 5 Fakta Unik Barang Tambang, Ada di Mana-mana

Pada periode Januari-Desember 2021, 5 komoditas pertambangan Indonesia diekspor ke Korea Selatan adalah sebagai berikut: 

1. Batubara

Sepanjang 2021, total ekspor batubara Indonesia sebanyak 435 juta ton. Sedangkan ekspor batubara ke Korea Selatan sekitar 21 juta ton. Ini lebih rendah 24,8 juta ton dari 2020. Meski menurun, namun nilainya naik 36,53%, yaitu dari US$1,04 miliar menjadi US$1,42 miliar. 

2. Gas Alam

Pada 2020, volume ekspor gas alam Indonesia ke Korea Selatan sebesar 2,38 juta ton dengan nilai US$792,69 juta, meningkat 4,81% dari US$756,33 juta 

3. Bijih Tembaga 

Pada 2021 Indonesia mengekspor 300.807,7 ton bijih tembaga dengan nilai US$725,67 juta, naik 142,1% dibanding tahun sebelumnya, yaitu senilai US$299,58 juta.

4. Batu Kerikil

Pada 2021 ekspor batu kerikil Indonesia ke Korea Selatan sebanyak 5.121 ton, naik 127,8% dibanding tahun 2020, yaitu sebesar 2.247 ton. Nilainya naik 140%, menjadi US$728.684 dari tahun sebelumnya senilai US$302.883. 

5. Tanah dan Tanah Liat

Pada tahun lalu Indonesia mengekspor sebanyak 3.151 ton tanah dan tanah liat, meningkat dari tahun 2020, yaitu sebesar 2.037 ton. Nilainya meningkat 43% dari US$356.540 pada 2020 menjadi US$512.624. 

Related Articles

Indonesia
14,516
Total active cases
Updated on June 27, 2022 12:09 pm

Latest Articles