Minggu, Juni 16, 2024
Berita TambangBerlian Cantik Ini Mengandung Bahan Mineral Amat Langka

Berlian Cantik Ini Mengandung Bahan Mineral Amat Langka

Berlian cantik mengandung bahan mineral amat langka — Baru-baru ini para ilmuwan dari University of Nevada, Las Vegas, Amerika Serikat, mengumumkan keberhasilan mereka mengidentifikasi mineral dari inti bumi.

Mineral langka yang terbungkus berlian cantik itu diperkirakan berasal dari kedalaman 600 km di mantel bawah bumi dan diberi nama davemaoite. 

Davemaoite sebenarnya sangat mustahil untuk ditemukan karena semestinya hancur sebelum mencapai permukaan bumi sebab tidak dapat mempertahankan strukturnya di luar lingkungan yang bertekanan tinggi. Namun karena kali ini terbungkus berlian, maka berhasil melalui perjalanan dari kerak bumi. 

Davemaoite merupakan senyawa kalsium silikat (CaSiO₃-perovskite). Struktur davemaoite kemungkinan menampung uranium dan thorium yang mempengaruhi pembentukan panas di mantel bawah bumi. 

Baca Artikel  Apa saja si Klasifikasi Cadangan Mineral Tambang?

Tampilannya berupa bintik gelap yang sangat kecil di dalam berlian. Berlian itu sendiri sebenarnya sudah ditemukan sejak 1980-an, atau lebih tepatnya dalam sebuah usaha penggalian di tambang berlian Orapa, Botswana. 

Pada 1987 seorang pedagang diperkirakan telah menjual berlian tersebut kepada seorang ahli dari California Institute of Technology, Pasadena.

Kemudian para ilmuwan menganalisis struktur dalamnya menggunakan seperangkat alat ilmiah baru. Oliver Tschauner dan timnya, para ilmuwan UNLV memberi nama mineral tersebut davemaoite, sebagai bentuk penghormatan pada Ho-kwang Dave Mao. 

Orang yang selama ini dikenal sebagai pakar geofisika eksperimental yang telah banyak mengembangkan metode, yang mereka gunakan dalam penelitian tersebut. 

Baca Juga : Demam Berlian Desa KwaHlathi di Afrika Selatan

Baca Artikel  Wow! Limbah Batubara Disulap Jadi Beton Ramah Lingkungan

Menurut mereka, mineral ini akan sangat berguna, bahkan mempermudah kerja para ahli geologi dalam membuat model evolusi mantel bumi secara lebih rinci. (M-2)

Penemuan lebih banyak mineral semacam itu akan memungkinkan para ahli geologi untuk memodelkan evolusi mantel Bumi secara lebih rinci.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer