Minggu, Februari 25, 2024
MinerbaBatubaraBerlian dan Batubara: Sama-sama Karbon, Tapi Kok Warnanya Bisa Beda?

Berlian dan Batubara: Sama-sama Karbon, Tapi Kok Warnanya Bisa Beda?

ilmutambang.com – Saat ini batubara menjadi komoditas yang paling diburu, bahkan tidak kalah berharganya sama seperti berlian. Kedua barang tambang ini sebenarnya sama-sama mengandung karbon. Tapi pertanyaannya, kenapa warna keduanya bisa berbeda? 

Ini beberapa alasan kenapa berlian dan batubara berbeda warna meskipun memiliki kandungan karbon yang sama.

Sebanyak 94 persen persen senyawa di alam raya ini mengandung atom karbon. Karbon dapat ditemukan pada makhluk hidup, seperti binatang dan manusia. Juga pada benda mati, seperti batu, kertas, pensil dan lain sebagainya.

Baca Artikel  Gimana Sih Cara Menentukan Kualitas Batubara?

Berlian adalah mineral yang mengikat karbon hingga membentuk kristal homogen. Berlian juga merupakan mineral yang paling keras dalam skala Mohs (10 Mohs). 

Sedangkan batubara adalah batuan sedimen yang secara kimia dan fisika tidak hanya mengandung karbon saja, namun juga hidrogen dan oksigen.

Berlian dan Batubara Sama-sama Karbon Tapi Warnanya Bisa Beda
Perbedaan berlian dan batubara.

Perbedaan warna berlian dan batubara akibat dari proses pembentukannya. Berlian berasal dari magma yang mengandung molekul karbon dan berada 150–200 km di dalam perut bumi, dengan suhu sampai 1300 derajat celcius dan dalam waktu miliaran tahun, hingga menciptakan ikatan karbon yang kuat.

Baca Artikel  Menilik Potensi Batubara di Industri Tekstil

Selain itu, tempat terbentuknya berlian juga minim pengotoran, hingga berbentuk kristal yang transparan.

Magma ini kemudian mencari jalan keluar ke permukaan, akibat tekanan 45-60 kilobar atau setara dengan 50 ribu tekanan atmosfer. Magma ini akan mencari jalan keluar ke permukaan saat adanya proses erupsi melalui sebuah jalur yang disebut dengan jalur kimberlit.

Sedangkan batubara terbentuk dari hasil pembusukan organik selama beratus-ratus juta tahun. Selama proses pembentukan, batubara mengalami proses kualifikasi dan perubahan komposisi kimia dan fisika hingga bisa jadi keras dan berwarna hitam. Biasanya batubara hanya tersimpan tidak lebih dari 3,2 kilometer saja. 

Baca Artikel  Teknologi UCG Buat Batubara Jadi Ramah Lingkungan

Nah setelah membaca penjelasan di atas, Kawan Tambang kini sudah tahu bukan alasan kenapa batubara dan berlian memiliki warna yang berbeda meskipun memiliki kandungan karbon yang sama?

Jika Kawan Tambang tertarik dengan informasi seperti ini atau informasi pertambangan lainnya, bisa mengunjungi website Ilmu Tambang untuk eksplorasi lebih jauh. Atau bisa juga follow instagram Ilmu Tambang di @ilmutambang.id untuk mendapatkan update terbaru.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer