Sabtu, November 27, 2021

ESDM Optimalkan Teknologi untuk Efektivitas Pertambangan

Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM Sujatmiko optimalkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dalam pertambangan.

Adanya langkah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar terhadap aktivitas pertambangan dan meningkatkan kontribusi mineral batubara dalam memajukan perekonomian nasional.

Sujatmiko juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan terpadu dengan menggunakan kombinasi media digital, agar jika ada perbaikan dapat dilakukan segera.

Dalam memperkuat pengawasan terhadap usaha pertaambangan mineral dan batubara, Kementerian ESDM menggunakan teknologi machine learning dan artificial intelligence atau sering disebut juga kecerdasan buatan. Penggunaan teknologi ini digunakan untuk pengolahan citra dan geo datasets.

Menurut Sujatmiko, pemerintah memanfaatkan sumber daya batu bara mencapai 143,7 miliar ton dan cadangan sebanyak 38,8 miliar ton untuk menjawab berbagai isu tentang energy trilemma, yakni ketahanan energi, keterjangkauan energi, dan keberlanjutan energi.

Meskipun banyak orang mengatakan batubara adalah sumber energi kotor, namun di sisi lain batubara bisa digunakan untuk sumber energi yang berkecukupan dan terjangkau bagi masyarakat.

Kontribusi mineral dan batubara dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sepanjang tahun 2020, adalah sebesar Rp34,65 triliun dan Rp1,67 triliun untuk pengembang serta pemberdayaan masyarakat.

Pada tahun yang sama juga, produksi batubara nasional mencapai total 546 juta ton dengan 138 juta ton digunakan untuk kebutuhan dalam negeri.

Baca Juga : ESDM Bantah Pengurangan Royalti Untuk Pengusaha Batubara

Mengingat komitmen Indonesia untuk menekan jumlah emisi karbon, maka pemerintah juga berupaya dalam penerapan teknologi clean coal technology. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi amanat sebagai sumber energi yang rendah emisi karbon.

Related Articles

Indonesia
8,226
Total active cases
Updated on November 27, 2021 11:25 pm

Latest Articles