INDY Tak Lagi Bergantung Pada Batubara

Kondisi tersebut telah membuat INDY menjadi semakin responsif dan adaptif dalam melihat tantangan dan menangkap peluang usaha yang berkelanjutan di masa depan. 

“Yang kami lakukan untuk menjaga kesinambungan operasional perseroan dan mendukung ketahanan energi nasional. Situasi yang menantang ini memicu kami untuk lebih adaptif dan tangkas dalam melihat peluang usaha demi keberlanjutan perseroan, serta memperkuat komitmen kami terhadap ESG [environmental, social, and good Governance],” kata Wakil Direktur Utama dan CEO Indika Energy, Azis Armand.

Lebih lanjut, Aziz mengungkapkan pada Maret lalu, Indika Energy membangun PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS), sebuah perusahaan penyedia solusi tenaga surya terintegrasi di Indonesia. Pendirian ini dilakukan melalui kemitraan dengan Fourth Partner Energy, pengembang solusi tenaga surya terdepan di India yang secara mayoritas Fourth Partner Energy dimiliki oleh The Rise Fund, social impact fund terbesar di dunia. 

Baca Artikel  Alasan Mengapa CSR Direalisasikan di Industri Tambang

Ia menjelaskan, pendirian EMITS ini adalah wujud komitmen Indika Energy dalam mendiversifikasi portofolio bisnis, mencapai tujuan keberlanjutan, meningkatkan kinerja ESG, serta mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target bauran EBT sebesar 23 persen pada 2025.

“Indika Energy akan terus mengeksplorasi sektor usaha lainnya yang sesuai dengan keunggulan dan kapasitas kami. Hal ini merupakan wujud kontribusi kami terhadap pembangunan nasional,” ujar Azis. 

Dalam waktu yang terpisah, Direktur Utama Indika Energy Arsjad Rasjid sebelumnya mengatakan, EMITS berencana untuk berinvestasi di Indonesia hingga US$500 juta dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. 

“Untuk merealisasikan potensi ini tentunya diperlukan investasi yang besar dan kerja sama dari berbagai pihak. Indika Energy berkomitmen untuk menjadi bagian dari perjalanan Indonesia dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki melalui kerja sama dengan mitra berpengalaman guna menghadirkan solusi tenaga surya yang terpercaya dan berbiaya kompetitif bagi Tanah Air,” tandas Arsjad.

Baca Artikel  Potensi Batubara Indonesia