Jumat, Maret 1, 2024
Berita TambangInilah Lebong, Kawasan Eks Tambang Emas Peninggalan Belanda

Inilah Lebong, Kawasan Eks Tambang Emas Peninggalan Belanda

Kawasan eks tambang emas peninggalan belanda — Berdasarkan UU No. 39 Tahun 2003 maka dibentuklah Kabupaten Lebong, yang beribu kota di Tubei. Lebong adalah kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Rejang Lebong di Provinsi Bengkulu.

Wilayah Rejang Lebong yang dimekarkan adalah Kecamatan Lebong Utara dan Lebong Selatan. Dari dua kecamatan tersebut, Kabupaten Lebong resmi dibentuk dengan lima kecamatan dan 100 desa. 

Kecamatan Lebong Utara dibagi atas Lebong Utara, Lebong Atas, dan Lebong Tengah. Sementara, Lebong Selatan dibagi menjadi dua kecamatan, Lebong Selatan dan Rimbo Pengadang.

Lebong dijuluki Kota Tua karena terdapat peninggalan penambangan emas, bentuk arsitektural bangunan dan pola tata ruang kota, yang menunjukan hasil karya peninggalan konsep tata ruang bangsa Belanda.

Baca Artikel  Mau Memulai Bisnis Batubara? Ini Dia Tipsnya..

Kabupaten Lebong sejak dahulu dikenal sebagai daerah yang memiliki potensi alam dan sumber daya mineral. Bukti-bukti kejayaan tersebut sampai sekarang masih terlihat dari sisa-sisa peninggalan tambang emas tua.

Beberapa tambang emas tersebut sampai sekarang masih dimanfaatkan oleh masyarakat dan pihak swasta dengan izin dari Pemerintah Kabupaten Lebong.

Beberapa peninggalan tambang emas tua di Kabupaten Lebong sampai saat ini masih difungsikan dan dieksplorasi baik secara semi modern atau secara tradisional. Meskipun bangunan-bangunan bersejarah seperti di desa Tambang Sawah kini tinggal puing saja.

Baca Juga : Pemerintah Dorong Lahan Eks Tambang Dimanfaatkan Masyarakat

Di Kabupaten Lebong juga terdapat taman Indah bernama Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), yaitu taman nasional terbesar di Sumatera, yang memiliki wilayah seluas 13,750 km persegi.  Sekitar 70 persen kawasan TNKS berada di Kabupaten Lebong dengan luas 117 ribu hektare.

Baca Artikel  Intip Yuk Jobdesk Ahli Geologi di Pertambangan

TNKS memiliki 4000 jenis tumbuhan yang didominasi oleh famili Dipterocarpaceae, dengan flora yang langka. Taman nasional ini merupakan penyatuan kawasan Cagar Alam Inderapura dan Bukit Tapan, Suaka Margasatwa Rawasa dan Gedang Seblat, hutan lindung dan hutan produksi terbatas di sekitarnya yang sangat vital bagi wilayah tersebut.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer