Rabu, Februari 1, 2023
Berita TambangKesetaraan Gender di Sektor Pertambangan Indonesia

Kesetaraan Gender di Sektor Pertambangan Indonesia

Kedudukan perempuan dalam sektor pertambangan sering dianggap lebih rentan dan beresiko pada setiap fase pertambangan, mulai dari eksplorasi hingga penutupan tambang. Melihat fenomena tersebut, upaya kesetaraan gender menjadi hal yang penting dilakukan demi menciptakan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki di industri ini.  

Instruksi Presiden No.9/2000 memandatkan pengarusutamaan gender untuk dapat diimplementasikan dalam semua proses pembangunan ekonomi.

Hingga saat ini, kesetaraan gender merupakan salah satu agenda pembangunan nasional yang dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Di Indonesia sendiri, per Agustus 2017 data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah pekerja perempuan di sektor pertambangan mencapai 115 ribu orang, sementara laki-laki mencapai 1,28 juta orang.

Baca Artikel  Ini Negara Pemilik ‘Harta Karun’ LTJ Terbesar di Dunia

Tahun 2019, Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) menyebutkan bahwa jumlah perempuan di sektor tambang hanya kurang dari 10%. 

Pada sektor pertambangan, terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai kesetaraan gender antara lain melalui peningkatan kualitas hidup perempuan, penguatan kelembagaan, serta memberikan lebih banyak perhatian pada alokasi pembiayaan. 

Kesetaraan gender sendiri telah diimplementasikan oleh sektor swasta di Indonesia dalam berbagai tindakan.

Meskipun beberapa perusahaan tambang masih menerapkan kebijakan yang buta/netral gender, banyak dari mereka yang telah mulai mengembangkan pendekatan yang sensitif gender saat perancangan kebijakan dan operasi perusahaan.

Kesetaraan gender di sektor pertambangan juga dilakukan dengan memberikan akses yang sama bagi perempuan dan laki-laki, baik dalam hal rekrutmen, promosi, dan pengembangan karir.

Baca Artikel  Teknologi UCG Buat Batubara Jadi Ramah Lingkungan

Tidak hanya itu, fasilitas dan alat pelindung diri yang ramah gender juga disediakan oleh perusahaan tambang agar perempuan lebih nyaman bekerja di lapangan.

Sektor pertambangan di Indonesia senantiasa berupaya lebih jauh untuk memperbaiki kesetaraan gender melalui kebijakan keberagaman.

Sektor tambang mendukung peningkatan partisipasi perempuan dalam ketenagakerjaan dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan untuk memupuk keberagaman di tempat kerja. 

Sektor pertambangan juga telah memberikan pelatihan pendidikan kepada pekerja nya terkait topik yang berhubungan dengan gender, hingga adanya kebijakan cuti melahirkan.

Dengan semakin banyaknya perempuan yang bekerja di sektor tambang, dapat memberikan banyak manfaat.

Baca Juga : Simak Cerita Inspiratif Wanita Tangguh di Pertambangan!

Baca Artikel  Kenapa Reklamasi Lahan Pasca Tambang Penting Dilakukan?

Kesetaraan gender di sektor pertambangan Indonesia juga semakin membuktikan bahwa perempuan berhasil menunjukkan kinerja yang tak kalah mumpuni dengan laki-laki.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer