Jumat, Agustus 6, 2021

Kisah Wanita Tangguh Indonesia Bekerja di Tambang Australia

Tiga wanita asal Indonesia bernama Marlyn White, Jelite Sidabutar, dan Yulia Hadia telah membuktikan jika mereka tidak hanya mampu bekerja di negeri orang, tetapi mereka juga tangguh dan mampu bekerja di industri yang biasanya didominasi dengan pria, yakni industri tambang tepatnya di Australia Barat. 

Mereka sekarang bekerja di perusahaan tambang di Australia, setelah sebelumnya mereka juga memiliki pengalaman bekerja di bidang tambang, konstruksi, dan telekomunikasi di Indonesia. 

Para wanita yang berasal dari Kalimantan Barat ini sudah bekerja di sejumlah perusahaan tambang di Australia Barat selama lebih dari 10 tahun.

Pekerjaannya saat berada di lokasi tambang adalah mengecek kualitas peralatan dan perlengkapan untuk keperluan menambang, bahkan mengendarai truk di lokasi pertambangan.

Setelah memiliki banyak pengalaman dalam berbagai posisi di perusahaan tambang Australia, mereka merasa industri tambang di Australia “sangat kasar, maskulin, dan penuh dengan kata-kata kasar”.

Meskipun begitu, mereka berpendapat bahwa sangat penting untuk memahami budaya kerja di tambang Australia, agar mudah beradaptasi.

Menurut para wanita ini, memiliki kepercayaan diri adalah satu kunci untuk bisa bertahan di industri tambang yang biasa didominasi kaum pria.

Mereka berpendapat, rekan-rekan kerja pria nya, sangat baik dan peduli dengan mereka sebagai wanita.

Baca Juga: Memahami Kontrak Karya untuk Pertambangan

Berurusan dengan rekan kerja pria, khususnya di industri tambang tentunya bukan hal yang mudah. Para wanita ini membutuhkan “strategi yang lebih cerdas”.

Mereka mendukung lebih banyak wanita yang berani bekerja di bidang tambang dan konstruksi di Australia karena menurutnya, wanita bisa lebih fokus pada hal-hal detail dan lebih berhati-hati.

Bekerja di tambang Australia dikenal dengan gajinya yang tinggi, mereka mengaku mendapatkan bayaran mencapai AU$ 2.700, atau lebih dari Rp 25 juta, per pekan setelah pajak.

Seperti kebanyakan pekerja tambang, mereka setidaknya bekerja di lapangan selama dua minggu.

Related Articles

Indonesia
518,310
Total active cases
Updated on August 6, 2021 2:08 am

Latest Articles