Selasa, Juni 15, 2021

Mengulik Peran Industri Pertambangan di Dunia Kesehatan

Industri pertambangan nyatanya tidak hanya identik dengan proses penambangan perut bumi, namun komoditas di sektor ini juga memiliki peranan penting dalam dunia kesehatan.

Jika mengulik lebih jauh, Indonesia sendiri memiliki kekayaan alam yang melimpah dan beraneka ragam. Hal ini membuat membuat pemasukan negara pun bertambah dari berbagai sektor.  Mulai dari sektor ekonomi, sektor transportasi, dan sektor komunikasi. 

Adapun dalam bidang kesehatan, pertambangan akan membantu dari segi pengobatan atau membantu tim medis dalam menunjang kesembuhan pasien dari penyakit-penyakit tertentu. 

Agar semakin memahami peranan tersebut, berikut disajikan dengan detail 4 peranan dunia pertambangan dalam dunia kesehatan .

  1. Sebagai Terapi Kesehatan pada Penyakit Kanker

Senyawa emas hingga kini banyak dipakai untuk terapi berbagai jenis kanker. Hal menariknya lainnya juga dapat dilihat dari bagaimana manusia menggunakan emas untuk kemoterapi sel tumor. 

Berdasarkan Richard Halliday dari World Gold Council, tidak semua obat mengandung senyawa logam. Akan tetapi, terapi yang sering kali digunakan untuk berbagai macam kanker adalah cisplatin, yang memiliki kandungan platinum di dalamnya.Obat ini membunuh sel sehat bersamaan dengan sel kanker. Itulah sebabnya terdapat efek samping seperti kerontokan rambut.

2. Sebagai Alat Deteksi HIV/AIDS

Keberadaan Nanoteknologi telah menciptakan suatu kemajuan dalam terapi dan pencegahan HIV/AIDS. Ilmuwan dari Imperial College London menunjukkan jika teknik nanopartikel emas eksperimental bisa dipakai untuk mengetahui posisi molekul target pada onsentrasi yang sangat rendah, dengan demikian membuat mereka bisa melakukan deteksi lebih awal. Kendati belum ada obat yang menyembuhkannya, para ilmuwan tetap merasa masih ada harapan.

3. Mengatasi Peradangan Sendi (Rheumatoid Arthritis)

Industri pertambangan emas juga berperan penting dalam pengobatan peradangan sendi. Salah satu metode pengobatan peradangan sendi adalah dengan menyuntikkan garam berbasis emas langsung ke sendi.

Baca Juga : Ini 5 Alat Karakterisasi Bahan yang Penting di Pertambangan

4. Rapid Diagnostic Test (RDT)

Alat test cepat yang mempunyai micro-chip di dalamnya mengandung senyawa emas. Kandungan ini berguna untuk melakukan diagnosis penyakit selama kurang lebih 10 tahun terakhir. Salah satunya adalah penyakit malaria. Penyakit yang sangat mengancam nyawa ini berhasil ditemukan dengan bantuan RDT pada waktu itu. Adanya partikel emas ini dapat membantu menghasilkan perubahan warna sederhana dengan mendeteksi keberadaan virus melalui sampel darah. 

Related Articles

Indonesia
115,197
Total active cases
Updated on June 15, 2021 7:23 am

Latest Articles