Jumat, April 16, 2021

Penting! 7 Faktor ini Menentukan Lokasi Pertambangan

Aturan pembukaan lokasi pertambangan tentunya menjadi syarat mutlak yang wajib ditaati oleh perusahaan tambang ketika menentukan wilayah tambang.

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai badan pemerintah yang bertanggung jawab dalam industri pertambangan di Indonesia, telah memutuskan untuk menambah beberapa wilayah daerah yang masuk ke dalam kategori lokasi pertambangan yang baik. 

Saat ini, setidaknya terdapat 20 wilayah tambang yang disebut akan mendapatkan izin sebagai Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). 

Ke-20 wilayah tersebut yang masuk dalam daftar Kementerian ESDM akan diberikan kepada perusahaan tambang lewat mekanisme lelang yang telah dilakukan oleh pemerintah setempat, yang tentunya sudah mendapatkan izin dari pemerintah pusat. 

Lalu sebenarnya apa saja ya faktor yang bisa dijadikan acuan untuk menentukan lokasi pertambangan yang baik yang wajib ditaati para perusahaan tambang?

  1. Data Yang Mencukupi

Lokasi pertambangan yang baik tentunya memiliki informasi detail terkait kondisi fisik yang akan dibuka menjadi wilayah pertambangan. 

Baca Juga: ESDM: Hilirisasi Jadi Prioritas Pemerintah

Oleh karena itu, pentingnya data terkait potensi dan informasi geologi yang akurat. Sehingga nantinya, setiap perusahaan yang akan membuka wilayah tambang memiliki data yang akurat mengenai kondisi lingkungan serta potensi yang akan didapat dari sumber daya alam yang ada di sana.

  1. Letak Geografis Yang Kuat

Kawasan tambang dengan lokasi yang baik tentunya harus berada di daerah dengan kondisi geografis yang kuat. 

Alasannya karena ketika dalam proses eksplorasi harus diketahui besaran potensi yang ada di dalam wilayah tambang, setelah itu maka data yang diperoleh wajib diserahkan kepada pemerintah untuk selanjutnya dilakukan proses lelang. 

Related Articles

Indonesia
108,032
Total active cases
Updated on April 16, 2021 9:02 am

Latest Articles