Minggu, Juni 16, 2024
Berita TambangPentingnya Prinsip Konservasi dalam Ilmu Pertambangan

Pentingnya Prinsip Konservasi dalam Ilmu Pertambangan

Prinsip konservasi dalam ilmu pertambangan sangat penting direalisasikan untuk kegiatan penambangan sumber daya mineral dan batubara.

Mengingat objek tambang ini adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, atau membutuhkan waktu yang lama agar bisa terbentuk kembali. 

Dalam pengertiannya, konservasi sumber daya alam merupakan pengelolaan sumber daya alam (hayati) dengan pemanfaatannya secara bijaksana serta menjamin kesinambungan persediaan yang meningkatkan kualitas nilai dan keragamannya. 

Nantinya, saat melakukan tindakan konservasi, para pekerja  harus mampu melakukan pengelolaan dan pemanfaatan yang optimal untuk perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.

Sehingga, hal ini akan sejalan dengan tujuan mendasar dari penerapan prinsip konservasi di ilmu pertambangan yang menciptakan ketahanan energi untuk kesejahteraan bersama.   

Baca Artikel  Indika Energy Ajukan Perpanjangan PKP2B Kideco

Namun, jika hendak memenuhi tujuan prinsip konservasi tersebut, segala kegiatan penambangan mineral dan batubara yang mengarah pada kerugian dan pemborosan sumber daya harus diantisipasi.

Semua pihak harus sama-sama menyadari jika konservasi menjadi jalan yang efisien sebagai penyanggah ekonomi dan pemenuhan kebutuhan di dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk lebih memahami pentingnya prinsip konservasi di ilmu tambang, berikut disajikan beberapa contoh kegunaan dan cara penerapannya. 

Untuk Mengoptimal Produksi Tambang

  • Menerapkan teknik penambangan dan peralatan yang tepat.
  • Memaksimalkan cut off grade (untuk bijih) dan cut off thickness (untuk batubara).
  • Mencegah ceceran dalam kegiatan penggalian dan pengangkutan.
  • Menghindari dilusi
  • Mengoptimalkan recovery

Untuk Mengoptimalkan Pengolahan

  • Menerapkan teknik pengolahan dan peralatan yang tepat
  • Memaksimalkan head grade dengan cara blending
  • Memproduksi beberapa macam jenis dan kualitas produk
  • Memaksimalkan recovery baik mineral utama maupun mineral ikutan
  • Menempatkan dan mendata jumlah kualitas tailing dengan baik
Baca Artikel  Batubara Indonesia Diekspor Terangi Negara Lain

Untuk Melihat Kandungan Mineral dan Batubara dengan kadar Marginal yang Sesuai

Baca Juga: Cara Siasati Rindu Ketika Punya Pasangan Kerja di Tambang

  • Menempatkan dan mendata jumlah dan kualitasnya dengan baik
  • Tidak mencampurnya dengan waste
  • Mengupayakan agar mudah untuk dapat dimanfaatkan apabila diperlukan
  • Mengoptimalkan pemanfaatan mineral lain yang mungkin ikut tergali.

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer