- Dampak Lingkungan
Lingkungan menjadi dampak yang paling dirugikan dari pertambangan ilegal. Dampak tersebut diantaranya adalah
- Penurunan Kualitas Lingkungan
Sumber Daya Alam (SDA) yang digali secara ilegal akan mengalami degradasi yang parah apalagi beberapa pertambangan ilegal menggunakan sianida dan merkuri yang merusak lingkungan.
Akibat pertambangan ilegal, tanah kehilangan unsur hara dan mineral akibat dari limbah pertambangan yang merusak struktur tanah, akibatnya tanah tidak dapat ditanami oleh tanaman kembali.
- Pencemaran Lingkungan
Pengelolaan limbah dari aktivitas pertambangan ilegal mempengaruhi aliran sungai dan mengakibatkan pencemaran air maupun tanah di sekitar wilayah tambang. Apalagi ditambah dengan penggunaan bahan kimia yang tidak adanya batas penggunaannya.
Aliran sungai yang membawa limbah pertambangan akan terus mengalir hingga menuju lautan dan mengakibatkan ekosistem air laut rusak dan populasi ikan-ikan juga menurun.
- Dampak Sosial
Selain mengganggu lingkungan, penambang ilegal juga berpengaruh pada aktivitas masyarakat sekitar tambang. Misalnya masyarakat maupun perusahaan yang mengabaikan keselamatan pekerja tambang dan warga sekitar pertambangan.
Masyarakat sekitar yang terdampak dari penambangan liar juga terganggu mata pencahariannya karena kerusakan lingkungan yang terjadi.
Baca Juga : Hilirisasi Industri Pertambangan Adalah Sebuah Keniscayaan
Tiga dampak di atas sebenarnya bisa diminimalisir apabila kegiatan pertambangan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan pertambangan legal yang mematuhi aturan pertambangan.




