Minggu, Mei 26, 2024
Berita TambangMenengok Potensi Pertambangan Mineral Radioaktif di Indonesia

Menengok Potensi Pertambangan Mineral Radioaktif di Indonesia

ilmutambang.comKemungkinan besar Indonesia memiliki potensi cadangan pertambangan mineral radioaktif cukup banyak, karena mineral tersebut terdapat pada urat-urat bertemperatur tinggi yang terletak pada jalur “Ring of Fire”.

Radioaktif merupakan unsur mineral ikutan pada tambang mineral, kadarnya dihitung dengan ukuran part per million (ppm). Namun bila miliaran ton material yang digali, angka tersebut menjadi cukup berarti apalagi harga unsur Radioaktif ini sangat mahal. 

Dasar hukum untuk mengelola tambang mineral Radioaktif adalah UUD 1945 pasal 33 ayat 3 “Bumi, Air dan terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara untuk kemakmuran rakyat” dan Undang-Undang No.4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Baca Artikel  CSR Kideco Hadir untuk Memberi Nilai Tambah Bagi Masyarakat

Pada bulan Mei 2011 sebuah perusahaan di Bangka telah mengekspor mineral Zirkon dan Ilmenit sebanyak 60 (enam puluh) container. Sementara ribuan ton pasir besi yang telah diekspor ke Cina dari Tasikmalaya, menurut ahli atom itu mengandung Uranium dan Thorium.

Namun masih banyak pejabat pemerintah yang menganggap bahwa mineral Radioaktif, seperti di tambang timah di Bangka atau tambang timah liar itu tidak ekonomis untuk diolah, 

Kiranya pejabat pemerintah harus cukup cerdas untuk mengelola mineral Radioaktif ini, terutama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral/Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi atau Badan Tenaga Atom Nasional. 

Baca Artikel  Ini Cara Mengelola Air Asam Tambang Demi Menjaga Lingkungan

Untuk itu diperlukan strategi, yaitu membuat perencanaan, survey, penelitian mineral Radioaktif ini di tambang yang ditengarai mengandung tambang mineral ini. 

Mengelola mineral Radioaktif dari tambang-tambang yang sudah ada, kiranya tidak dapat ditunda lagi. Juga melakukan sosialisasi PLTN, menyiapkan dana bagi kegiatan survey, penelitian dan pengolahan bahan mentah material tersebut.

Pembiayaan kegiatan dapat dibiayai APBN/APBD, bila memungkinkan bantuan dari pemerintah asing dapat dinegosiasikan untuk kerjasama mengelola usaha pertambangan mineral Radioaktif di Indonesia.

Itulah informasi mengenai potensi pertambangan mineral radioaktif di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat Kawan! 

Baca Artikel  Ini Segudang Manfaat Hilirisasi Bagi Pertambangan, Yuk Cek Di Sini!

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer