Jumat, Agustus 6, 2021

Kenali yuk Metode dan Teknik Penambangan Minyak Bumi!

Minyak bumi yang masuk sebagai kategori sumber daya alam tidak dapat diperbaharui dalam penambangannya memiliki metode dan teknik penambangan yang berbeda-beda. Namun, umumnya metode dan teknik tersebut  dilakukan melalui cara pengeboran. 

Selain karena sistem pengeboran yang paling tepat digunakan, penambangan minyak bumi sangat berbeda dengan penambangan emas dan batubara. Minyak bumi yang sudah sampai pada tahap pengeboran selanjutnya akan masuk dalam tahap pengolahan minyak mentah atau tempat pengilangan minyak. Hasil olahan tersebut akan menghasilkan berbagai bahan bakar seperti bensin dan minyak tanah. 

Sebagaimana diketahui, minyak bumi berasal dari makhluk hidup  dan hewan yang telah mati dan tertimbun di bawah permukaan bumi dalam jangka waktu yang sangat lama. Kemudian sisa-sisa tanaman dan hewan akan terurai menjadi minyak dan gas di bawah tekanan dan suhu tinggi.

Adapun metode dan teknik penambangan minyak bumi melalui pengeboran dibagi menjadi dua, berikut rinciannya.

1). Pengeboran Darat

Pengeboran darat merupakan pengeboran minyak bumi  yang dilakukan dengan titik lokasinya ada di daratan. Pengeboran ini menggunakan rig pengeboran (drilling rig). Rig pengeboran sendiri dapat digunakan untuk pengeboran darat maupun pengeboran lepas pantai. Untuk rig pengeboran darat hanya terdiri dari menara dan struktur penopang. 

2). Pengeboran Lepas Lantai

Pengeboran jenis ini dilakukan dengan di laut lepas pantai sampai perairan yang dalam. Namun, pengeboran ini juga bisa dilakukan di area dengan lingkungan yang berair. Seperti rawa, sungai, dan danau. Sedangkan alat yang dipakai untuk pengeboran ini adalah rig pengeboran.

Baca Juga : Yuk Pahami Metode Underground dan Hard Rock Mining!

Adapun  jenis rig pengeboran lepas pantai atau lingkungan berair terdiri dari beberapa bagian, di antaranya.

  1. Swamp Barge, kerap kali digunakan di daerah rawa-rawa dan delta sungai dengan kedalaman sekitar 7 meter.
  2. Jack Up Rig, bisa gunakan pada kedalam 5 sampai 200 meter. Rig jenis ini dapat mengapung dengan menggunakan kaki-kakinya. 
  3. Drilling Jacket, yakni rig yang digunakan di laut dangkal maupun laut tenang karena mempunyai bentuk yang kecil.
  4. Semi-Submersible Rig, rig jenis ini bisa digunakan pada laut dengan gelombang besar dan pada kedalaman 90 hingga 750 meter.
  5. Drill Ship, jenis pengeboran yang dilakukan pada laut sangat dalam. Jenis drill ship diletakkan di atas kapal laut. 

Related Articles

Indonesia
518,310
Total active cases
Updated on August 6, 2021 1:05 am

Latest Articles