2. Memanfaatkan Kembali Limbah Tambang
Agar limbah hasil tambang tidak mencemari lingkungan, ada baiknya perusahaan pertambangan memanfaatkan kembali limbah dengan tujuan mengembalikan alam yang ditambang kembali seperti semula. Contoh, limbah tambang berupa batuan bisa digunakan sebagai penyangga tanah untuk menghindari erosi lahan.
Selain itu, limbah air juga dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber air pertanian, perkebunan. Tidak ada satupun limbah tambang tidak dapat dimanfaatkan kembali, termasuk tailing sekalipun yang komposisinya bisa mendatangkan racun ternyata bisa dibuat menjadi paving block.
3. Rehabilitasi Lahan Tambang
Apabila perusahaan kurang bijaksana saat menambang maka dapat menyebabkan bencana seperti erosi. Bencana ini tentu membuat tanah di area tambang menjadi rusak dan tidak bisa ditanami tumbuhan.
Bencana seperti ini sebenarnya dapat diatasi, salah satunya dengan menggunakan metode pemberian pupuk biosolid agar tanaman di area tambang bisa kembali tumbuh.
Beberapa perusahaan tambang Australia telah menerapkan sistem ini sebagai upaya menjaga keseimbangan alam.
Baca Juga Artikel : Lahan Bekas Tambang Sukses Disulap Jadi Kampong Reklamasi
Itu dia tiga langkah yang bisa dijadikan acuan bagi perusahaan agar membuat pertambangan menjadi berkelanjutan. Ternyata selain membuat kawasan area tambang menjadi hijau, adanya metode ini memiliki manfaat bagi perusahaan tambang itu sendiri.
Nah jika kamu tertarik dengan informasi seperti ini, atau informasi tambang batubara lainnya bisa mengunjungi website Ilmu Tambang untuk eksplorasi lebih jauh. Atau bisa juga follow instagram @ilmutambang.id untuk mengetahui update seputar isu tambang lainnya.




