Minggu, April 14, 2024
Berita TambangPenanaman Pohon: Langkah Perbaikan Lingkungan Sekitar Tambang

Penanaman Pohon: Langkah Perbaikan Lingkungan Sekitar Tambang

ilmutambang.com – Kegiatan usaha pertambangan berkaitan erat dengan nilai ekologi dan ekonomi. Keuntungan yang didapat dari usaha mengelola sumber daya alam ini harus diimbangi dengan usaha mengembalikan alam agar dapat berfungsi seperti sedia kala. Salah satunya Reklamasi & Revegetasi tambang.

Reklamasi tambang adalah salah satu cara pengusaha tambang untuk memperbaiki dan memulihkan lahan bekas tambang kembali pada keadaan lahan sebelum tambang. Salah satu kegiatan dalam reklamasi yaitu Revegetasi tambang.

Revegetasi adalah kegiatan penanaman kembali lahan bekas tambang untuk memulihkan dan memperbaiki kualitas lingkungan serta ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya.

Faktor penting dalam keberhasilan revegetasi adalah pemilihan jenis tanaman yang akan ditanam kembali pada lahan bekas tambang.

Baca Artikel  INDY Bersama Kideco Tangani Stunting dan Rehabilitasi Mangrove di Indonesia

Pemilihan jenis tanaman revegetasi dilakukan dengan memperhatikan kesesuaian lahan, aspek lingkungan, waktu penanaman dan prioritas pada jenis tanaman lokal.

Revegetasi Tambang

Ada 3 jenis tanaman yang dapat ditanam secara bertahap pada lahan bekas tambang, yaitu tanaman cover crop, tanaman cepat tumbuh atau fast growing dan tanaman pokok, yang umumnya merupakan tanaman lokal, yang ditanam dengan metode sisipan di antara tanaman fast growing.

Tahapan revegetasi dalam reklamasi lahan pertambangan meliputi:

  • Tanaman Cover Crop

Penutupan lahan dengan legume cover crop yang memanfaatkan tanaman merambat dan rumput-rumputan untuk mengurangi erosi dan memperbaiki struktur tanah melalui memperbaiki sifat fisik, sifat kimia dan biologis.

Jenis tanaman legum Cover crop yang biasa digunakan, yaitu Calopogonium mucunoides (CM), Centrosema pubescens (CP), Mucuna cochinchinensis (MC), dan Crotalaria juncea (CRJ).

  • Tanaman Fast Growing

Menanam tanaman cepat tumbuh atau fast growing, yaitu tanaman tegakan yang cepat tumbuh dengan tutupan tajuk yang rapat serta mempunyai daya adaptasi lingkungan yang lebar.

Jenis tanaman cepat tumbuh yang umum diaplikasikan, yaitu Sengon, Jabon, Waru, Jati Putih, Trembesi, dan Lamtoro.

  • Tanaman Sisipan

Tanaman sisipan adalah tanaman lokal endemik hutan atau tanaman buah-buahan lokal yang ditanam di sela tanaman cepat tumbuh, untuk memperkaya jenis tanaman dan mempercepat terbentuknya ekosistem mikro. 

Tanaman sisipan yang ditanam biasanya pinang, kapur dan gaharu, meranti, kruwing, kemenyan, petai, jengkol, durian, kayu manis, dll.

Baca Artikel  Keren! Dulu Bekas Tambang Kini Jadi Lahan Pertanian

Kawan tambang, jangan lupa melibatkan peran serta masyarakat sekitar dengan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam dan lingkungan, salah satunya melalui penanaman pohon di sekitar area daerah aliran sungai (DAS) Batang Toru. 

Mungkin kalian suka baca :

Artikel Terbaru

Artikel Populer